Selamat datang di 1001 Resep Nusantara!Temukan Inspirasi Masakan Tradisional & ModernLestarikan Warisan Kuliner IndonesiaJelajahi Cita Rasa Asli IndonesiaMasak Mudah dengan Panduan Lengkap

Resep Sayur Lodeh Labu Siam Gurih Santan Melinjo Tempe

± 35 menit
4 Porsi
Jawa Timur
Main Course
14 Views
Resep oleh 1001 Resep Nusantara
Resep Sayur Lodeh Labu Siam Gurih Santan Melinjo Tempe
“
Tentang Resep Ini

"Sayur Lodeh Labu Siam adalah ikon hidangan berkuah santan khas rumahan Jawa yang selalu berhasil membangkitkan nostalgia kehangatan dapur keluarga. Kombinasi manis lembut irisan labu siam, kenyal gurih potongan tempe, serta sensasi khas daun dan kulit melinjo merah menyatu sempurna di dalam kuah santan gurih beraroma lengkuas dan daun salam. Kesederhanaan bumbunya justru menghasilkan kedalaman rasa yang menenangkan dan ramah di lidah siapa saja. Kuah santan putih kekuningan yang gurih ringan dan tidak membuat enek menjadikannya lauk sayur berkuah serbaguna yang sangat nikmat disandingkan dengan aneka lauk pendamping—mulai dari ikan asin goreng renyah, empal daging, sambal terasi dadak, hingga rempeyek renyah. Disajikan selagi mengepul hangat bersama sepiring nasi putih pulen, sayur lodeh labu siam selalu sukses menghangatkan suasana meja makan keluarga."

Bahan-bahanChecklist

Bahan Utama

  • 2 buah labu siam ukuran sedang (±400 g), kupas, bersihkan getahnya, dan potong korek api tebal
  • 1 papan tempe semangit atau tempe segar (±150 g), potong dadu 1.5 cm lalu goreng setengah matang
  • 50 g kulit melinjo merah segar, cuci bersih
  • 1 genggam daun melinjo muda segar (±30 g), petik daunnya
  • 5 lonjor kacang panjang, potong-potong ukuran 3–4 cm
  • 1 buah jagung manis, potong bulat melintang tebal 2 cm (opsional pelengkap)
  • 600 ml santan encer dari perasan kelapa kedua (atau 700 ml air bersih)
  • 300 ml santan kental murni dari 1/2 butir kelapa tua parut
  • 2 sdm minyak kelapa atau minyak sayur untuk menumis bumbu

Bumbu Aromatik Cemplung

  • 3 lembar daun salam segar
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • 5 buah cabai rawit merah utuh (opsional untuk letusan sensasi pedas)
  • 2 buah cabai merah besar, iris serong tipis
  • 2 buah cabai hijau besar, iris serong tipis

Bumbu Halus (Bumbu Lodeh Tradisional)

  • 7 butir bawang merah (±50 g)
  • 4 siung bawang putih (±16 g)
  • 3 butir kemiri, sangrai
  • 1 sdt ketumbar butiran, sangrai
  • 2 cm kencur segar (kunci rahasia aroma segar lodeh Jawa Timur)
  • 1/2 sdt terasi bakar matang kualitas baik

Bumbu Perasa

  • 1 sdm gula merah sisir halus (±15 g)
  • 1.5 sdt garam halus (sesuaikan selera)
  • 1 sdt kaldu jamur atau kaldu sapi bubuk
  • 1 sdm bawang merah goreng untuk taburan saat penyajian

Informasi Nilai Gizi

Estimasi takaran per porsi saji

Nutrisi
  • Energi: sekitar 195 kcal per porsi
  • Protein: sekitar 6.8 g (protein nabati dari tempe dan sayuran)
  • Lemak: sekitar 11.2 g (lemak nabati sehat santan kelapa murni)
  • Karbohidrat: sekitar 17.5 g
  • Serat: sekitar 4.2 g (sangat kaya serat larut dari labu siam dan daun melinjo)
  • Natrium: sekitar 440 mg
  • Kalium & Vitamin C: kaya kalium alami dari labu siam yang berkhasiat menjaga kesehatan jantung dan tekanan darah stabil

Estimasi nutrisi dihitung berdasarkan 1 porsi sajian dari total resep 4 porsi standar rumahan.

Cara Membuat

  1. Menghilangkan Getah Labu Siam: Potong labu siam melintang menjadi dua bagian. Saling gosokkan kedua permukaan potongan secara melingkar hingga keluar busa getah putih pekat. Bilas di bawah air mengalir, kupas kulitnya tipis, lalu potong-potong bentuk korek api tebal (ukuran 1x4 cm). Taburi dengan 1/2 sdt garam, remas lembut sebentar, lalu bilas bersih dan tiriskan agar tekstur labu siam tetap renyah lembut dan kuah lodeh tidak berlendir.
  2. Menumis Bumbu Halus & Aromatik: Panaskan 2 sdm minyak kelapa di dalam panci berukuran sedang. Masukkan bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas memar. Tumis di atas api sedang sambil terus diaduk selama 3–4 menit hingga bumbu benar-benar harum semerbak, matang tanak, dan minyak terpisah dari bumbu. Masukkan irisan cabai merah dan cabai hijau besar, aduk sebentar hingga sedikit layu.
  3. Memasak Sayuran Keras & Santan Encer: Tuangkan 600 ml santan encer ke dalam tumisan bumbu. Masukkan potongan jagung manis dan kulit melinjo merah terlebih dahulu karena membutuhkan waktu pemasakan lebih lama. Masak di atas api sedang hingga kuah mulai mendidih dan kulit melinjo mulai melunak.
  4. Memasukkan Labu Siam, Tempe & Kacang Panjang: Masukkan potongan labu siam, tempe goreng setengah matang, dan potongan kacang panjang ke dalam panci. Bumbui dengan gula merah sisir, garam halus, dan kaldu jamur bubuk. Aduk perlahan dan masak selama 5–7 menit hingga labu siam matang empuk namun tetap renyah segar.
  5. Penuangan Santan Kental & Pemasakan Akhir: Kecilkan api kompor. Tuangkan 300 ml santan kental murni secara perlahan sambil terus diaduk menggunakan gerakan menimba (diaduk perlahan searah) agar santan tidak pecah atau berbutir minyak. Masukkan daun melinjo muda dan cabai rawit utuh. Masak kembali selama 3–5 menit hingga kuah lodeh mendidih perlahan (berbuih lembut di tepian panci) dan daun melinjo layu hijau segar. Cicipi kuah dan sesuaikan perpaduan gurih manisnya.
  6. Penyajian: Matikan api kompor. Angkat dan tuangkan Sayur Lodeh Labu Siam ke dalam mangkuk saji keramik. Taburi dengan bawang merah goreng renyah di atasnya. Sayur lodeh hangat siap dinikmati mendampingi nasi putih pulen, ikan asin goreng, dan sambal terasi!

💡 Tips Rahasia Anti Gagal Chef

  • Trik Menghilangkan Getah Labu Siam: Belah labu siam lalu gosokkan kedua belahannya secara melingkar hingga keluar getah putih pekat. Setelah dipotong, remas sebentar dengan sedikit garam lalu bilas bersih; labu siam akan tetap renyah segar, tidak berlendir, dan kuah lodeh tetap bersih jernih.
  • Gunakan Tempe Semangit untuk Kedalaman Rasa Autentik: Tempe yang dibiarkan semalam (tempe semangit) memberikan aroma gurih 'umami' khas masakan Jawa kuno yang membuat kuah lodeh terasa jauh lebih sedap berkarakter dibanding hanya menggunakan tempe baru biasa.
  • Kunci Santan Halus Creamy Tanpa Pecah: Gunakan teknik dua tahap santan (santan encer untuk merebus sayuran dan santan kental dimasukkan di akhir). Selama santan kental dimasak, gunakan api kecil dan aduk perlahan searah secara berkala (gerakan menimba) agar emulsi santan tetap menyatu lembut dan kuah tidak pecah minyak.

Ulasan & Rating

0.0(0 ulasan)

Belum ada ulasan untuk resep ini. Jadilah yang pertama membagikan ulasan dan pengalaman memasak Anda!

Rekomendasi Terkait

Resep Terkait

Pepes Telur Kepiting Ekstra Pedas

ada satu resep nih buat Sahabat Resep Nusantara, yakni Resep Pepes Telur Kepiting Ekstra Pedas. Cara membuat dan bahan yang digunakan mudah didapat. Penasaran seperti apa resepnya, simak ulasan di bawah ini, ya!

± 30 Menit
1396

Jengkol Semur

Semur Jengkol by : @sarah_ari_nugroho

± 60 Menit
1502

Cah Genjer Terasi Pedas

Resep Cah Genjer Terasi Pedas By @aras_galeri

± 40 Menit
1425

Sup Bening Ayam Kampung

Sup Bening Ayam Kampung By @eunice_euston

± 60 Menit
1477

Sambal Hala-Hala Khas Mandailing

Resep Sambal Hala-Hala khas Mandailing yang pedas gurih dan segar. Bahan sederhana, langkah mudah, cocok untuk lauk bakar dan goreng.

± 15 menit
940

Bakwan Jagung

Bikin bakwan jagung untuk menu makan siang hari ini sepertinya menarik. Yuk, cobain resepnya berikut ini.

± 30 Menit
1429
Sedang Tren

Resep Terpopuler

Koleksi resep paling disukai dan paling sering dicoba oleh para pecinta kuliner

Komunitas Dapur Nusantara

Bawa Cita Rasa Dapur Anda ke Seluruh Nusantara

“Setiap masakan menyimpan kenangan keluarga. Bagikan resep rahasia masakan Anda dan jadilah inspirasi bagi ribuan dapur di seluruh penjuru Indonesia.”

Mudah & Cepat

Unggah bahan dan langkah memasak dalam hitungan menit.

Apresiasi Komunitas

Dapatkan ulasan, rating, dan foto masakan dari pembaca.

Lestarikan Budaya

Jaga resep otentik nusantara agar tak lekang oleh waktu.